Fakir Online - Fakir Miskin - Dilema Remaja

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebanyak 15,8 juta penduduk Indonesia tergolong fakir miskin pada tahun 2003. Jumlah tersebut sekitar 42,4 persen dari seluruh populasi penduduk miskin 37,3 juta jiwa tahun 2003. Hal ini sampaikan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sosial Departemen Sosial, Chusnan Yusuf, kepada wartawan, Kamis (22/4) di Jakarta.Lalu apa hubungannya dengan Fakir Online???
Presentase tersebut menunjukan secara rata-rata dari setiap 100 orang penduduk miskin 42 orang diantaranya, masih tergolong fakir miskin. Ia menjelaskan fakir miskin adalah mereka yang pendapatannya masih dibawah normal, yaitu kurang dari US$ 1 perhari. Sedangkan, pendapatan antara US$ 1 sampai US$ 2 perhari tergolong sebagai penduduk miskin. Sedangkan dikatakan sejahtera, bila mereka sudah berpenghasilan diatas US$ 2 tiap harinya.
Ya, ini hanya sebuah kiasan dan joke's dari kawan-kawan operator (OP) di warnet. Yang sering online gratis, baik disaat bertugas/jaga atau dikala senggang dan menyempatkan diri browsing, chatting, download dll.
Di antara teman-temanku OP, ada berbagai macam aktivitas dan kesenangan. Ada yang chatting holic dengan kompilasi cewek-cewek cantik (saichu, memet dan adi setia dgn dara), Mr. Youtube aka Hussein dan yg blogger holic spt Mr.Th4nks, Ranggi aka Wifibuster. Tentu saja tidak lupa gadis muda belia Ayu a.k.a Rahaciiank dengan postingan polos, lucu dan jujurnya. Dilema remaja masa kini dengan aktivitas onlinenya.
Good Job, salam kompak dan semoga gaji tidak telat :)

Post a Comment